Diposting Pada: Senin, 00 00 0000
Kabid Pendidikan dan Kependidikan Islam Kunjungi Kemenag Sarolangun


Kabid Pendidikan dan Kependidikan Islam Kunjungi Kemenag SarolangunSarolangun (Kemenag) –Kemarin, rabu (20/02) Kepala Bidang Pendidikan dan Kependidikan Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi H. Muhammad berkunjung ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sarolangun. Kunjungan ke kemenag Sarolangun ini dalam rangka Pembinaan dan Palidasi BOS, PPS Pontren Salafiyah, adapun peserta dalam pembinaan ini terdiri dari (empat belas) 14 pondok pesentren dalam Kabupaten Sarolangun.



Bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sarolangun Kemarin Kepala Bidang Pendidikan dan Kependidikan Islam Kanwil Jambi H. Muhammad juga melaksanakan pertemuan dengan pimpian pondok pesantren se-kabupaten Sarolangun. Pertemuan ini dalam Rangka Pembinaan Kepada pimpinan pondok pesantren tentang masalah Bantuan Operasional Sekolah (BOS).



Kepala Kantor kementerian Agama Kabupaten Sarolangun Drs.H.M.Hafiz,M.Sy ketika memberikan kata sambutan mengatakan kepada pimpinan pondok pesantren yang hadir saat ini agar mendengar arahan dari kabid pendidikan dan kependidkan islam tentang masalah dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dengan adanya pembinaan ini diharapkan kedepannya pimpinan pondok pesantren tidak salah dalam penggunaan dana BOS. Perlu diketahui bahwa Bantuan dana BOS ini sangat rentan untuk diperiksa oleh BKP dan Irjen dari Pusat karena dana ini langsung dari pusat yang terdapat dalam Dipa Kanwil Kemenag .



Sementara itu Kepala Bidang Pendidikan dan Kependidikan Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi H. Muhammad dalam kata sambutannya mengatakan untuk tahun 2013 ini pemberian dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) akan lebih ketat dari sebelumnya sesuai dengan aturan bahwa untuk pemberian dana BOS kepada pondok pesantren dalam provinsi jambi ini harus sesuai dengan aturan. Terkait dengan hal tersebut pada hakekatnya pondok pesantren yang dapat menerima dana BOS yakni pondok pesantren yang memiliki pendidikan Wajar Dikdas. Pondok Pesantren itu tidak mempunyai Lembaga formal “sekali lagi saya katakan bagi pondok pesentren yang mendapatkan dana BOS pondok pesantren harus memilik pendidikan Wajar Dikdas dan pesantren itu tidak mempunyai lembaga formal”, ungkap H.Muhammad didepan pimpinan pondok pesantren kemaren.



Sementara itu Kasi Pekapotren Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sarolangun Raja Kurnain, S.Ag. M.Fil mengatakan untuk kabupaten sarolangun saat ini terdapat 24 pondok pesantren dan yang memiliki lembaga formal yakni 23 pondok pesantren dari kunjungan Kabid Pendidikan dan Kependidikan Islam tersebut maka pondok pesantren harus memilih antara meneruskan program wajar Dikdas madrasah atau memilih pesantren pelaksana formal, Apa yang disampaikan oleh Kabid Pendidikan dan Kependidikan Islam kemaren pimpinan pondok pesantren yang menghadiri rapat tersebut dapat menerimanya. (jhon)

 


31x
Dibaca

Halaman ini diproses dalam waktu : 0.527 detik
Diakses dari ip address: 3.236.156.34
Best Viewed with Mozilla Firefox 1366x768
Copyright © 2017 Subbag Informasi dan Humas Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi - Allright Reserved