Diposting Pada: Senin, 17 Juli 2017
Desa Siliwangi Wakili Sarolangun Pada Lomba Desa Sadar Kerukunan Tk. Provinsi Jambi


Desa Siliwangi Wakili Sarolangun Pada Lomba Desa Sadar Kerukunan Tk. Provinsi JambiSAROLANGUN (Inmas) - Desa Siliwangi, Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun, menjadi wakil kabupaten yang berjuluk Bumi Sepucuk Adat Serumpun Pseko dalam ajang lomba Desa Sadar Kerukunan se Provinsi Jambi tahun 2017.

Penilaian langsung dilakukan oleh Tim dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi yang diketuai oleh H. Wahyudi Abdul Wahhab, S.Ag.M.Fil.I. Ikut menyertai bersama rombongan Kasubbag Humas Kanwil Kemenag Jambi, Kasubbag TU Kemenag Sarolangun yang didampingi oleh Kepala KUA Kecamatan Singkut. Kedatangan tim penilai disambut hangat oleh Kades beserta masyarakat Siliwangi yang telah menunggu di Balai Desa Kamis, (13/07).

Kades Siliwangi, Ubed Rudi Haryanto dalam sambutannya mengatakan bahwa kerukunan antar umat beragama di desanya telah terjalin selama 41 tahun. Hal ini berkat rasa saling toleransi yang mengedepankan semangat kerja sama dan gotong royong. Semua kegiatan kemasyarakatan dilakukan secara bersama tidak ada yang membedakan suku maupun agama. Bahkan kalau ada umat Islam yang meninggal dunia yang beragama lain ikut menggali kuburnya begitupun sebaliknya. Ungkap Ubed.

Dari pantauan memang di Desa Siliwangi terdapat Masjid dan Gereja hampir berdekatan serta memiliki tanah kuburan bersama yang terdapat di satu hamparan yang sama. Kegiatan kepemudaan yang aktif serta berbagai kegiatan lainnya selalu dilakukan bersama.

Ketua tim penilai, Wahyudi memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh elemen masyarakat yang kompak dan bersatu untuk menjaga kerukunan. Dikatakannya bahwa di Provinsi Jambi ada 5 desa di 5 kabupaten yang berbeda yang akan dinilai guna memilih desa sadar kerukunan terbaik yang akan menjadi duta provinsi Jambi.

Bagi desa yang menang nanti akan dilakukan lounching secara Nasional oleh Ka. Kanwil Kemenag Provinsi Jambi dengan menghadirkan pejabat dari Kemenag Pusat dan akan diberikan uang pembinaan sebesar Rp. 40 juta. Terang Wahyudi

Setelah beramah tamah, Tim penilai langsung mengunjungi titik-titik yang menjadi sasaran penilaian antara lain rumah ibadah tiap-tiap agama, tempat pemakaman umum, dan sarana pendukung lainnya. (Nef)

 


85x
Dibaca

Halaman ini diproses dalam waktu : 0.527 detik
Diakses dari ip address: 54.80.158.127
Best Viewed with Mozilla Firefox 1366x768
Copyright © 2017 Subbag Informasi dan Humas Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi - Allright Reserved