Mewujudkan Madrasah Hebat Bermartabat


 Mewujudkan Madrasah Hebat Bermartabat

Pendidikan madrasah merupakan pendidikan yang berciri khas islam yang diarahkan pada pembinaan dan pengembangan Iman, Taqwa dan keilmuan sehingga terwujud keseimbangan dunia dan akhirat.

       Pendidikan madrasah bertujuan mewujudkan manusia Indonesia seutuhnya yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berilmu, kreatif, mandiri, dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, sasaran utama pendidikan madrasah adalah menumbuhkan manusia yang dapat membangun dirinya sendiri dan masyarakatnya yang dilaksanakan dengan memberikan pendidikan yang utuh, dalam arti tidak ada dikotomi antara ilmu  sainsdan ilmu agama.  Dalam mewujudkan tujuan tersebut Kementerian Agama melalui Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Ditjen Pendidikan Islam mencoba menambah semangat madrasah dengan mengusung slogan baru yaitu “ Madrasah Hebat Bermartabat”

        Direktur KSKK Madrasah, Umar  mengemukakan, “Madrasah Hebat dan Bermartabat  adalah madrasah  yang menampilkan sesuatu yang unik, maju dan berbeda. “Hebat bukan berarti harus ‘besar’, tetapi sesuatu yang tidak biasa bagi madrasah atau sekolah di sekitarnya. Memiliki keunggulan lokal atau keunikan-keunikan tertentu, dengan demikian madrasah akan menjadi pilihan masyarakat.(republika, 2018)

       Terwujudnya madrasah hebat bermartabat tidak lepas dari peran Pemerintah, Masyarakat dan Stakeholder madrasah itu sendiri. Stakeholder menjadi kunci terwujudnya keberhasilan pengelolaan Lembaga Pendidikan. Madrasah yang mempunyai stakeholder lemahakan sulit berkembang bahkan bisa menjadi mundur. Stakeholder madrasah terdiri dari kepala madrasah, guru dan pegawai madrasah.

        Dalam upaya mewujudkan slogan baru tersebut diharapkan pemangku kebijakan selektif dan objektif dalam mendudukan sesorang menjadi kepala madrasah. Kerana kepala madrasah bertanggung jawab untuk memimpin proses pendidikan di madrasah, berkaitan dengan peningkatan mutu SDM, peningkatan kinerja guru, karyawan, dan semua yang berhubungan dengan madrasah di bawah naungan kepemimpinannya. “Kepala madrasah yang merupakan motor pengerak, penentu arah kebijakan madrasah yang akan menentukan bagaimana tujuan-tujuan lembaga dan pendidikan direalisasikan” (Depeg RI,2003:72)

        Selain peran kepala madrasah, peranan guru dan pegawai juga sangat menentukan maju mundurnya suatau madrasah. Guru menentukan keberhasilan peserta didik, terutama dalam kaitannya dengan proses pembelajaran. Guru merupakan komponen yang paling berpengaruh terhadap terciptanya proses dan hasil belajar yang berkualitas. Oleh karena itu, upaya perbaikan apapun yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan tidak akan memberikan sumbangan yang signifikan tanpa didukung oleh guru yang profesional dan berkualitas.Mutu madrasah sangat ditentukan oleh keberadaan guru yang berkualitas yang mencakup dan menekankan pada 4 kompetensi, yaitu kompetensi profesional, pedagogik, sosial, dan kompetensi kepribadian. Mutu madrasah bisa ditentukan oleh tiga variabel, yakni kultur madrasah, proses pembelajaran dan realitas madrasah.

       Oleh karena itu, marilah semua pihak bergandeng tangan memajukan madrasah agar hebat dan bermartabat dengan selalu meningkatkan kompetensi dan amanah dalam menjalankan tugas yang diberikan.Penulis : ROBIAL,S.Pd

 


 

Halaman ini diproses dalam waktu : 0.527 detik
Diakses dari ip address: 3.235.56.11
Best Viewed with Mozilla Firefox 1366x768
Copyright © 2017 Subbag Informasi dan Humas Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi - Allright Reserved